BENCANA DI TANAH NEGERIKU
Bencana ditanah negeriku
jeritan memecah heningnya sendu
bersimbah darah diwajah- wajah itu
suara takbir bersautan di segala penjuru
ditanah lahir ibu merintih
anak dirantau antara hidup atau mati
bisikan syeitan memutus harapan dihati
menafsirkan sang anak di dalam peti mati
setiap waktu adalah tangisan sendu
disaat ibu merasa hati mulai merindu
memohon harapan dalam doa khusyu
semoga masih hidup anak dirantau
sebatang kara dalam penantian
antara mati atau hidup tanpa kepastian
adakah anak dihari- hari kemudian
pengobat sepi dalam kesepian
kembalikan dia dalam rindunya
Tuhan hadirkan dia dalam dekapnya
aku cukup pilu dengan kisahnya
merong rong hati dalam tenangnya
he... dengar para pemimpin negeri
jangan hanya bermain retori
tanpa realita untuk terjadi
dan berhenti untuk berpura-pura simpati
tunjukkan tanggung jawabmu
untuk kami bisa percaya padamu
hati- hati dengan mulutmu
sebelum kutau biadabmu
Karya : Jusmadi
Sinjai, 26 april 2019


Posting Komentar
0 Komentar